PDA

View Full Version : Ina vs malaysia : Lagi-lagi soal perbatasan



keremus
10-10-2011, 08:50 PM
Soal perbatasan di Kalbar.
Petani Ina bingung, tanamannya masuk wilayah mana.
Kenapa kita suka kecolongan ya...

http://i.okezone.com/content/2011/10/10/340/513361/RaQXer1MlQ.jpg


PONTIANAK- Pemerintah Pusat dinilai lamban dalam menangani masalah perbatas Camar Bulan. Meski demikian, perhatian ini tetap dinilai angin segar bagi warga sekitar.

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasha Anantatur menyambut dengan positif. Menurut mantan Wakil Bupati Sambas ini, perhatian pemerintah merupakan angin segar bagi masyarakat Dusun Camar Bulan agar tidak bingung dan mendapatkan kepastian mengenai wilayah mereka.

“Perhatian pemerintah pusat akan memberikan kepastian kepada warga Camar Bulan, selama ini mereka bingung. Tapi yang jelas saya dan seluruh masyarakat tidak akan pernah rela kalau Camar Bulan menjadi milik Malaysia,” tegas Prabasha kepada Kapuas Post via selular, Senin (10/10/2011).

Dia menjelaskan, pada 1976 dan 1978 pemerintah Indonesia dan Malaysia sudah pernah melakukan penyelesaian secara bilateral meski dengan dua versi penyelesaian. Yang pertama, menggunakan peta Belanda dan kedua menggunakan peta Inggris.

“Kalau menggunakan peta Belanda, maka wilayah Camar Bulan memang masuk dalam kawasan Indonesia, kalau menggunakan peta Inggris Camar Bulan milik Malaysia. Ketegasan Pemerintah pusat di sini sangat diperlukan karena sebenarnya Camar Bulan itu sendiri statusnya sudah Status Quo yang harus ditaati peraturannya oleh Malaysia,” kata legislator Golkar ini.

Prabasha juga menyayangkan mengenai penyelesaian antar dua Negara yang tidak melibatkan warga Camar Bulan dengan melakukan pertemuan dua Negara di luar daerah Kalbar sendiri.


Inikan lucu, masalahnya ada di Sambas, penyelesaian dilakukan di Jakarta. Seharusnya mereka datang langsung dan menyelesaikan permasalahan dengan melihat kondisi lapangan yang ada,” keluhnya

(sumber : okezone.com)



Warisan kompeni yang bagi2 kapling....:)

Yuki
10-10-2011, 08:59 PM
solusi ideal (?) :

1. Indonesia masuk menjadi sekutu AS
2. Bikin pertahanan rudal, arahin ke kuala lumpur

beastmen85
10-10-2011, 09:02 PM
solusi ideal (?) : 1. Indonesia masuk menjadi sekutu AS2. Bikin pertahanan rudal, arahin ke kuala lumpur +1 approved ::up::

keremus
10-10-2011, 09:08 PM
Indonesia sudah jadi sekutu AS tapi sekutu belum resmi
masih sekutu siri

itsreza
10-10-2011, 09:46 PM
jangan buat perbatasan jadi daerah tertinggal, kasihan warga disana seperti tidak diakui
Solusi, buat kota atau pusat perekonomian di wilayah-wilayah perbatasan

E = mc²
11-10-2011, 12:18 PM
solusi ideal (?) :

1. Indonesia masuk menjadi sekutu AS

ati-ati. ntar didemo. dukung AS berarti dukung Israel :ninja:

opera
11-10-2011, 12:26 PM
kita kan zero enemy...

BundaNa
11-10-2011, 12:46 PM
abis ini begitu beritanya gak kesorot lagi, masyarakat camar Bulan terbengkalai lagi::arg!::

Yuki
11-10-2011, 01:35 PM
lebih baik demo, daripada diremehin ama tetangga

iya zero enemy, tapi yg menganggap remeh negara kita itu banyak, karena memang kita ini remeh

bradon heat
11-10-2011, 06:51 PM
berita reshuffle malah lebih booming ketimbang keutuhan batas negara indonesia ::doh::

itsreza
11-10-2011, 07:05 PM
artinya menteri-menteri lebih mikirin kursinya daripada negaranya ;D

Urzu 7
11-10-2011, 07:09 PM
tabrakin pesawat kita kesalah satu menara kembar:ninja:

Yuki
11-10-2011, 09:39 PM
lebih baik ngebajak pesawat tempur mereka baru tabrakin ke menara petromak itu

ndableg
12-10-2011, 04:23 AM
Solusinya, indonesia dan malaysia melebur jadi indoysia..

Yuki
12-10-2011, 10:05 AM
^
amit-amit, jangan sampe ;D

kecuali kalo malaysia rela menyerahkan semua wilayahnya, namanya tetap indonesia tercinta

BundaNa
12-10-2011, 12:51 PM
malaysia, selamanya jadi duri buat Indonesia

E = mc²
12-10-2011, 04:41 PM
^ jadi gmn, kita bom saja? :ninja:

itsreza
12-10-2011, 04:53 PM
^^
jangan, nanti dibilang teroris. pakai presto aja, jadi duri lunak

Yuki
12-10-2011, 04:54 PM
gimana?

we must be stronger

arahkan 100 peluru kendali ke mereka, baru mereka bakal manyun

E = mc²
12-10-2011, 05:22 PM
^ masalahnya kita gak punya rudal ;D

true story: dosen saya lg kunjungan ke Malay. terus di salah satu resto, lg makan siang bareng. karena wajah indon dan malay sulit dibedakan, maka org malay gak nyangka kalo ada org Indon yg lagi makan. terus, ada celetukan, "biar aja orang Indon nyerang Malay" (yg dulu lg rame kasus ada org Indon mau nyerang Malay), "biarkan orang Indon serang negara kita pake pesawat sebanyak-banyaknya, toh nanti kita ada tontonan menarik. ratusan pesawat bakal jatuh setelah lepas landas". ::grrr:: ::doh:: ;D ::hihi:: --dosen saya ampe facepalm gak tau mesti ngomong gimana ::hihi::

nodivine
12-10-2011, 06:19 PM
nunggu pak Beye ngomong lagi depan kamera, marilah kita selesaikan dengan cara damai dan bermartabat...::doh::::doh::

BundaNa
12-10-2011, 06:24 PM
yah kek begini sih gak ada martabatnya...udah diplintir2 sama aMRIK, diubek2 sama Australia, eh dibejek2 sama malaysia...trus dikeruk2 sama Singapur itu tanah kita....bener2 diserang abis2an::hohoho::

PERMANDYAN
12-10-2011, 06:25 PM
Berapakah dana jang dialokasokan ontoek setiap perbatasan dengan negara tetangga...(?)
dan berapakah personil jang mendjaga ataoe berpatroli di setiap perbatasan...(?)
Negara indonesia ini tjoekoep loeas, sedangkan aparat dan sarana pendoekoeng oentoek mendjaga daerah perbatasan sangat lah minim...
Dahoeloe saat pemerintah ingin membeli pesawat dan kapal goena oentoek mendoekoeng teritorial negara nkri, beloem apa apa soedah dipermasalaahkan oleh mereka jang maengatasnamakan wakil rakjat jang doeodk di dpr.....

nodivine
12-10-2011, 06:34 PM
kata pak Beye, pas hut TNI kemaren, anggaran buat keamanan dan peralatan perang mau ditingkatin..
moga moga seh beneran terwujud.

BundaNa
13-10-2011, 09:39 AM
berapa persen? buat apa? kalau buat ngegempur malaysia boleh deh

E = mc²
13-10-2011, 12:31 PM
wooo.. saya harus siapin tiker yg nyaman buat nonton neh

tapi indon bukannya cuma mampun beli barang bekas yah? ntar jadi joke dosen saya tadi, pas lepas landas, pesawatnya langsung nyungsep. #pesimis menang ;D

itsreza
13-10-2011, 12:48 PM
Kementerian Pertahanan adalah kementerian yang realisasi belanja modalnya tertinggi, sesuai dengan anggaran yang diajukan.
Pak Beye bicaranya selalu santun, tenang, dan bermartabat, padahal kalau urusan gempur, para prajurit tinggal tunggu komando.

pasingsingan
13-10-2011, 02:28 PM
diajak duel tanpa senjata aja
secara jumlah penduduk kita kan menang jaoh?
1:20 kale yak

gw pilih duel lwn siti nurhaliza ataw sheila majid aja :lololol:

nodivine
13-10-2011, 05:10 PM
berapa persen? buat apa? kalau buat ngegempur malaysia boleh deh

wah berapa persennya itu gw ga nyimak dah...
bis tiap kali dia pidato, bawaannya udah pasti pindahin tipi euy..::doh::

purba
14-10-2011, 01:15 AM
Pilih mana, dicaplok Malaysia kemudian kesejahteraan meningkat atau tetap bersama Indonesia sambil dikorupsiin terus?

Menurut teori evolusi, Indonesia membutuhkan waktu ratusan tahun lagi utk sejajar dgn Malaysia. Itu positive thinking-nya. Kalo negative-nya, ratusan tahun lagi Indonesia sudah bubar dan yg ada negara Banten, negara Bandung, negara Cirebon, negara Tapanuli Selatan, negara Timika, dst.

:))

ndableg
14-10-2011, 06:40 AM
Ah.. itu juga positip..

BundaNa
14-10-2011, 05:42 PM
mending sendiri2 tapi sejahtera semua ya, bleg? :D

ndableg
15-10-2011, 05:14 PM
Betul bu. Apa sih tujuan bernegara? Demi kebesaran ato pemerataan? Buat apa negara besar2 kalo banyak yg susah? Buat yg ga susah sih enak2 aje.. Apalagi yg punya kesempatan nyabet kesempatan orang2 susah, macam... pejabat2 jakarta.

Kalo mau ngetes apakah mereka (daerah2) memang rela dalam NKRI, mending dipecah dulu, lalu coba disatukan lagi dgn sukarela.

Kalo emang inggris sudah bener2 hengkang dari malaysia, malaysia sekarang sudah bagian dari indoysia. Masalahnya malaysia bagian dari persemakmuran (kepemilikan) kerajaan inggris.

BundaNa
15-10-2011, 05:39 PM
sayangnya politik tak semudah itu, bleg...kalau sampe rontok satu2 pejabat daerah juga rugi bleg...karena mereka bagian dari rantai pejabat jakarta

keremus
17-10-2011, 10:14 AM
Pak Beye emang cinta damai, ndak kayak kita yang brangasan pengen perang
melulu..moga nanti bener2 dapat Nobel Perdamaian ya pak..


SBY Beri Bintang Adipurna ke Raja Malaysia


Presiden SBY menilai Tuanku Mizan Zainal Abidin layak mendapat penghargaan itu.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/10/16/127509_presiden-sby-beri-bintang-adipurna-kepada-raja-malaysia_300_225.jpg

sila berseronok dengan wilayah kami, pakcik, monggo...


VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini menerima kunjungan Raja Malaysia, Yang Di-Pertuan Agong ke XIII Malaysia Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al Muktafi Billah Shah. Dalam kesempatan ini, SBY memberikan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Yang dipertuan Agong Malaysia.

"Pada kesempatan yang membahagiakan, atas nama pemerintah Indonesia saya berikan bintang penghargaan tertinggi Adipurna," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu 16 Oktober 2011.

Menurut Presiden SBY, Tuanku Mizan Zainal Abidin dinilai layak mendapat penghargaan itu. Raja Malaysia itu dinilai telah memberikan kontribusi dan berjasa dalam hubungan baik antara negara serumpung Indonesia dan Malaysia.

"Atas peran dan jasa-jasa beliau dalam menjaga dan meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia," ujar Presiden SBY.

Sementara Ketua Dewan Gelar, Djoko Suyanto, menolak berkomentar soal pemberian gelar itu. "Tadikan sudah disebutkan presiden apa alasannya," kata Djoko yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM.

Penghargaan tertinggi pemerintah Indonesia ini diberikan bertepatan dengan Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-66, Agustus lalu. Selain Yang dipertuan Agong, Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda, juga mendapat penghargaan serupa. (ren)
• VIVAnews

Yuki
17-10-2011, 10:56 AM
sila berseronok dengan wilayah kami, pakcik, monggo...
lol

speechless deh saya ama negara ini

Urzu 7
17-10-2011, 11:01 AM
Ah tanda penghargaan dari pak beye emang ada artinya?

keremus
19-10-2011, 11:03 PM
Tapi kenyataannya, daerah2 perbatasan kebanyakan kurang diperhatikan pemerintah.
Akses ke Malaysia lebih dekat dan lancar. Komoditas lebih tercukupi dari sono, makanya
mereka lebih suka pakai Ringgit.

Ada daerah di Nunukan, ke Malaysia tinggal nyebrang, ke Nunukan mesti bayar pesawat
seharga satu juta rupiah.


Malaysia menutup akses masyarakat Malinau, padahal selama ini kebutuhan sehari-hari
berasal dari Malaysia. Orang Malinau mengancam akan menggeser patok dan menjadi warga
Malaysia jika pemerintah ndak ngurus mereka.

Boro2 ngurus beginian, yang ada sibuk ngurus jabatan dan pidato..