PDA

View Full Version : Bila klub di liga PSSI tidak dicairkan dana hibah dari APBD



gembel
22-02-2011, 06:28 AM
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Akhmad Suyanto, memastikan tidak akan menyetujui anggaran dana hibah untuk Persebaya versi Divisi Utama sebesar Rp 6 miliar dalam Rancangan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (RAPBD) 2011. Jika dalam pengesahan RAPBD 2011 pada 22 Februari mendatang masih ditemukan alokasi anggaran Persebaya Divisi Utama, pihaknya akan langsung mencoretnya.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/11/02/17/164578-dprd-surabaya-pastikan-coret-anggaran-persebaya-pssi

-----------------------------------------------


Semoga ditiru oleh pemerintah daerah lain. Percuma menjadi tim besar tapi masih menggunakan uang rakyat, apalagi dengan minimnya prestasi. :mrgreen:

Langkah yang akan diambil DPRD Kota Surabaya patut diacungi jempol. Klub Sepakbola harus bisa menjual agar dapat menggaet sponsor. Dengan lepas dari APBD diharapkan klub bisa lebih mandiri karena tidak disuapin lagi oleh pemerintah.

Jayalah sepakbola indonesia. Reformasi PSSI

pasingsingan
28-02-2011, 09:44 PM
secara konsep harusnya demikian, tapi

- sudahkah suporter fanatik tim benar2 bisa diandalkan dlm menyumbang pemasukan
melalui disiplin beli karcis saat nonton pertandingan?

Agitho_Ryuki
28-02-2011, 11:21 PM
Tipikal supporter yang preman Indonesia selalu ingin yang gratisan, dan yang seperti itu tidak sedikit, jadi kadang yang punya tiket gak bisa masuk kalo telat dikit aja....

pasingsingan
01-03-2011, 12:28 PM
itu dia musolahnya?

padahal klo klub2 bola dieropa misalnya
suporter fanatik adalah aset bagi klubnya
dari dompet merekalah kocek klub terisi

itu baru dari satu sisi
blom dari penjualan/merchandis (atribut2 klub)
sponsorship n bagian dari hak siar TV dll

tezar
01-03-2011, 12:53 PM
ada beberapa klub yang memang udah free apbn
persib, contohnya


Farhan: Persib Sudah Bebas APBD
Published on February 11, 2011 by sakti · No Comments

ARENAKU.COM – Usai pertemuan KPK dengan pihak konsorsium Persib Bandung, PT Persib Bandung Bermartabat, salah satu anggota konsorsium M. Farhan menyatakan bahwa sejak mengambil alih manajemen klub satu setengah tahun yang lalu, Persib bandung telah menuai dana dara sponsor sebesar Rp 29 miliar.

KPK sendiri bertemu dengan pihak manajemen Persib terkait dengan adanya laporan penyimpangan dana APBD yang digunakan klub-klub profesional, Persib dipilih KPK karena klub tersebut merupakan contoh klub ISL yang jalannnya operasional tidak menggunakan dana APBD.

Farhan yang juga merupakan presenter terkemuka televisi itu menyatakan, sejak konsorsium mengambil alih manajemen klub, pihaknya tidak pernah mempunyai pikiran untuk menggunakan dana APBD. Menurutnya, PT PBB tak mau menghadapi risiko buruk di kemudian hari bila mengandalkan APBD.

Pasang “pas” indi Barens dalam sejumlah acara talk show di TV tersebut menegaskan bahwa apabila ada pihak-pihak di Persib yang kembali menginginkan menggunakan dana APBD maka dirinya langsung mundur dari manajemen Persib karena hal tersebut telah melanggar aturan yang terlah ditetapkan.
Sumber: http://arenaku.com/sepak-bola-nasional/farhan-persib-sudah-bebas-apbd/

bonny gooner
01-03-2011, 01:04 PM
itu dia musolahnya?

padahal klo klub2 bola dieropa misalnya
suporter fanatik adalah aset bagi klubnya
dari dompet merekalah kocek klub terisi

itu baru dari satu sisi
blom dari penjualan/merchandis (atribut2 klub)
sponsorship n bagian dari hak siar TV dll

baju klub [jersey], syal, mug, pin up, dllsb, daripada beli asli yang mahal harganya mending beli palsu yang murmer... :hai:

tezar
01-03-2011, 02:06 PM
tapi jangan lupa
banyak klub-klub besar menggantungkan keuangannya dari pinjaman bank

bonny gooner
01-03-2011, 03:04 PM
klub2 sepakbola di luar negri juga pinjem ke bank kok. nggak ada masalah tuh. tinggal ngatur aja.

pasingsingan
01-03-2011, 03:50 PM
baju klub [jersey], syal, mug, pin up, dllsb, daripada beli asli yang mahal harganya mending beli palsu yang murmer... :hai:

itu kan yng disini mbun? (made in: kosambi or tenabang)
klo yng asli (yng dijual diInggris misalnya)
suporter Arsenal ampe rela rogoh koceknya 30 poundstrer
hanya untuk kostum klub yng ada stempel "Asli"
asli dalam arti diproduk/dikeluarin olah Arsenal yak :D

gembel
01-03-2011, 04:21 PM
intinya adalah, disinilah kesempatan marketing klub untuk memasarkan klubnya.

bonny gooner
01-03-2011, 04:47 PM
itu kan yng disini mbun? (made in: kosambi or tenabang)
klo yng asli (yng dijual diInggris misalnya)
suporter Arsenal ampe rela rogoh koceknya 30 poundstrer
hanya untuk kostum klub yng ada stempel "Asli"
asli dalam arti diproduk/dikeluarin olah Arsenal yak :D

ho oh...:manis:

pasingsingan
01-03-2011, 05:12 PM
nah BTT (Bek To da Tupik)

sejaoh mana kemandirian klub2 sepakbola dinegeri kita ini?
sejaoh mana suporter fanatiknya benar2 support thd klubnya?
tdk sekedar bakar2an, tawuran gak jelas, merusak fasilitas umum dsbnya #-o

timtimnugroho
02-03-2011, 02:17 PM
ada beberapa klub yang memang udah free apbn
persib, contohnya

Sumber: http://arenaku.com/sepak-bola-nasional/farhan-persib-sudah-bebas-apbd/AREMA udah om jadi PT. Arema Indonesia

bonny gooner
02-03-2011, 02:51 PM
nah BTT (Bek To da Tupik)

sejaoh mana kemandirian klub2 sepakbola dinegeri kita ini?
sejaoh mana suporter fanatiknya benar2 support thd klubnya?
tdk sekedar bakar2an, tawuran gak jelas, merusak fasilitas umum dsbnya #-o

soal kemandirian, belum jelas.
persib aja yang katanya nggak pake dana rakyat tapi masih disokong oleh seorang suporternya yang amat sangat fanatik: UMUH. entah udah berapa uang yang keluar dari sakunya demi persib.

tentang suporter yang tidak sekedar bakar2an, tawuran dan merusak fasum, ini mungkin masih ada kaitannya dengan hukuman yang diberikan dari asosiasi sepakbola thd klub dari suporter tsb. kalo hukum ditegakkan tanpa ada ini-itu, mungkin semuanya bisa jalan.
namun ada kalanya juga pihak2 terkait seperti kepolisian masih bisa dilobi seperti halnya persib dihukum bertanding tanpa penonton, ternyata pada pertandingan berikutnya udah boleh ada penonton.

untuk suporter ini sebetulnya dibutuhkan kedewasaan. masa pengennya menang mulu?

pasingsingan
02-03-2011, 08:02 PM
eng .... tapi ada lho mbun
suporter yng edun pisan
maksudnya, gak peduli tim favnya menang atau kalah
dia tetap dukung n setia nonton, ampe rela ikutan
bertandang kemanapun timnya berlaga.
(gak pake ribut n rusak2 lageh)

itulah suporter sejati :-bd

bonny gooner
03-03-2011, 10:19 AM
benul! itu yang semakin langka. sekarang mah kebanyakan glory hunter doang. ikut2an aja bisanya. lebih sip lagi kalo ditambah, dia ngerti sejarah klub tsb.
yang lucu, pak, saya malah lebih ngerti sejarah arsenal ketimbang persib, sampe tetangga saya bilang kalo saya kurang nasionalis... :matabesar:

BundaNa
03-03-2011, 03:46 PM
jangankan klub besar, klub menengah macam persikaba blora minta 3 milyard APBD buat hidup timnya...pas cuman cair 1 milyard, kalang kabut manajemen, udah terlanjur ngutang ke Bank Jateng segono...mana pemasukan dll nya gak jalan...akibatnya semua pejabat Blora dipalakin buat nutupin yang 2 M itu...dipikir2 segitu banyak dana ntah buat apa...kantor manajemen gretong di depan GOR, pake dua lahan lagih (kebayang mustinya ada pemasukan tapi terhalang persikaba edan), gaji pemain cuma 24 pemain itu rata2 berapa sih buat kelas divisi 1? juga pelatihnya juga gajinya gak banyak...ditotal 1 M itu cukup...kaenya emang sengaja diciptakan buat merampok APBD deh

danalingga
03-03-2011, 05:10 PM
Lucunya, kalo di LSI itu -- ini menurut cerita pelaku liga Indonesia loh ya -- prestasi itu berbanding lurus dengan APBD yang dikucurkan. Semakin tinggi APBD semakin berprestasi-lah si klub. Rasanya kok ya jadi nggak sehat.

gembel
03-03-2011, 05:19 PM
akibatnya semua pejabat Blora dipalakin buat nutupin yang 2 M itu...dipikir2 segitu banyak dana ntah buat apa

ininih yang bikin pelayanan ke masyarakat kgk bener. darimana pejabat dapet duit?

BundaNa
07-03-2011, 10:08 AM
heheheh...muter2nya korupsi juga ye

gembel
07-03-2011, 12:58 PM
lu klub gede sih, tapi kok masih netek ama APBD :mrgreen:

deddy
10-03-2011, 10:59 AM
harus bergabung ke LPI cari dana dari sponsor....

david faisal
15-03-2011, 01:44 AM
desain isl/lsi lah yang membuat klub susah mandiri,
contoh kasus:
1 ketika Bentoel masih belum dibeli BAT, Bentoel dengan setia menjadi sponsor (kepemilikan) Arema dan mengucurkan hampir 20 milyar dalam setahun (hebatnya karena dilarang oleh lsi yang memonopoli sponsor liga dengan jarumnya) maka bentoel sama sekali tidak mencantumkan nama merknya di kaos Arema. tragedinya ketika BAT membeli bentoel nah mereka meminta kompensasi pencantuman nama yang tidak bisa / dilarang oleh aturan lsi hilanglah sponsor potensial
2. ketika di stadion cobalah lihat berapa bilboard jarum yang dipinggir lapangan serta penempatannya yang strategis. nah manual liga indonesia 60% bilboard tersebut adalah milik jarum dan klub tidak mendapat bagian apa apa , padahal nilainya setara 100 juta untuk siaran langsung dan 80 juta tanpa siaran langsung) hilang sudah pendapatan potensial tersebut
3. hak siar lsi tergolong paling murah yaitu antara 30 juta hingga 50 juta tergantung tim, padahal tim lpi saja bisa dapat 150 juta nah sayangnya ini sudah di monopoli sama antv, kontrak selama 10 tahun ( nilai siaran langsung persib paling tinggi/ perkiraan sekitar 350 juat per pertandingan)

artinya secara bisnis memang tidak sehat jangan heran bila mereka masih menggunakan dana apbd

youngblue
15-03-2011, 10:27 AM
mental vacum cleaner.............................

gembel
18-03-2011, 10:12 AM
mental vacum cleaner.............................



apa masudnya mbah :tanya:

gembel
05-04-2011, 04:07 PM
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarankan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk menghentikan pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi klub sepak bola mulai tahun anggaran 2012. Berdasarkan kajian KPK, terdapat sejumlah pelanggaran dalam penggunaan dana APBD untuk klub sepak bola profesional Indonesia.

ekekekekekek...

http://nasional.kompas.com/read/2011/04/05/13531152/KPK.Stop.Dana.APBD.untuk.Klub.Sepak.Bola