PDA

View Full Version : Between Musician and Idols



tsu
05-10-2013, 09:18 PM
well......
ini adalah hasil omong2an saya dengan beberapa orang di LINE
kesemuanya adalah penggemar musik dan penggemar idol ;D
dan juga hasil pengamatan (aslinya sih perenungan) on "why dafuq i love these girls dancing and singing on stage" dimana kualitas vokal mereka nowhere near Manhattan Transfer, Kalafina, The Supremes etc etc

sebelum nya, ini adalah purely IMHO, so klo ada yang tidak setuju, feel free to discussed here

here we go

saat ini saya tertarik (deeply) dengan segala sesuatu berbau dengan Idol, what is an idol ?
IMHO idols (in music) adalah produk yang disiapkan untuk entertainment business by some management team, that include creating their song, choreo, managing their schedule even creating and maintaining personality of their idols
mungkin terms yang paling pas di tujukan kepada idols dalam musik adalah gerakan boyband di Amrik dan British pada 90an, atau Halyuu wave saat sekarang
atau yang lebih ekstrim, J-Idol yang ada di Jepang mulai tahun 70an hingga fenomena AKB48 sekarang

kenapa saya bilang produk ?
karena jujur..... frankly, majority of them......do not posses some great talent in music
ok ada beberapa lulusan yang keren macam Gary Barlow, Robbie Williams, Justin Timberlake, Maki Goto, Maeda Atsuko dll
tapi kebanyakan mereka..... just.... went puff after "graduation"

ketika mereka beredar di dunia musik, management sangat berpengaruh dengan mereka, bahkan klo di Asia AFAIK, they cannot do anything if the management already decided on something

but, in exchange for that, musik mereka, lagu mereka rata2 hit on target, management tentu sudah meriset apapun yang diperlukan oleh fans mereka, dan mereka membentuk produk nya sesuai dengan permintaan pasar
hasil nya ? rata2 sukses ! bahkan gila2an seperti NKTOB yang at one time, mereka mengalahkan King of Pop himself dalam polling kekayaan dan popularity

tapi yah, seperti segala nya yang instant, biasa nya mereka just go on "puff" klo backing management sudah tidak ada, liat aja dari puluhan boyband saat 90an, berapa yang masih tersisa sekarang ?
another proof, idols yang tetap di support oleh management seperti di Jepang, masih bertahan mulai 90an hingga sekarang seperti SMAP

on contrary

Musician..... rely on their technical skills and insticnt to get their music flavour
mereka ini tipe2 seniman klasik yang "gw-bikin-music-gw-lalu-gw-jual" atau malah lebih ekstrim, mereka nggak peduli soal sales AT ALL, mereka cuman mau berekspresi dalam musik, underground

khusus untuk penyanyi.... there's a talent factor, this cannot be learned IMHO
you cannot learned on how to sing like Mariah, Celine, Whitney
you can learned how to vibrate you voice, lenghtened your breath, strengthened your lungs, BUT YOU CANNOT LEARN HOW TO SING LIKE THE DIVAS
semuanya punya warna sendiri, and that's makes them beautiful
musisi asli selalu mencari keunikan dan kekuatan dari cara dia bermusik

tapi tentu saja semua hal selalu punya downside

kita tentu akrab mendengar cerita musisi muda yang membawa rekamannya keliling studio musik dan selalu ditolak, ato musisi muda idealis yang terpaksa harus bernyanyi sesuai permintaan produser karena dianggap kurang komersil, ato hanya mentok menjadi artis yutub dan akhirnya pun mereka manggung di venues2 underground yang sangat jauh dari materi

conclusion
no... bukan saya bashing idols, hell, avatar saya seorang idol, lokal pula
in technical terms.... Diasta's voice is NOWHERE near the likes of Fatin ato Novintha Dewi ato Gita Gutawa etc
but her fans are ready to give everything for her (and literally all JKT48 members)
karena akhirnya saya sadar, bahwa idoling is closer to devotion, yang di jual oleh idol (dalam hal ini adalah 48 family) bukan kemampuan teknis sang idol, tapi cerita kerja keras, mimpi dan airmata sang idol yang dulunya bukan apa2 hingga bisa sukses, that would bring the idol closer to her fans

hal ini berbeda jika kita menjadi fans seorang diva macam Mariah Carey, we can only dreamed about being her, or can sing like her
karena yah..... talent sang Diva yang sangat ekstrem beda nya dengan kita

so yeah, with all the bashing in the net nowadays, semua nya hanya karena ketidakpahaman satu sama lain
kubu penikmat musisi (asli) selalu mengatakan bahwa idol itu fake musician, sakarin, gula buatan
sedangkan fans idol, biasanya, sudah buta mata klo dikritik, since idols is closer to devotion

anyone agree ? share yours ;)

kupo
05-10-2013, 10:05 PM
Aslinya, sy lebih suka musik yg masuk kategori sq macam kenny roger, amy fujita, susan wong dll.

Tapi sejak lihat iklannya pocari di tv, suka lagunya dan penasaran lalu saya gugel. Mulailah saya mengenal akb48 dan sister grupnya

Jujur saya saya suka 48 fam, murni karena saya suka lagu dan dancenya, enak dilihat, ringan ditelinga.. dan buat saya menyenangkan melihat keceriaan mereka semua. Karena sy lebih suka melihat mereka sbg group, saya ndak punya oshimen khusus.

Walopun ada banyak grup idol, jepang korea dll, tapi yg saya rasa paling cocok dg selera saya cuma 48 fam. Entahlah...Mungkin selera saya sama dg selera aki p :D

TheCursed
06-10-2013, 01:42 AM
Saya lebih memilih mendengar Musik.

Soalnya, cerita tentang perjuangan Idol itu-pun, yang katanya mendekatkan diri mereka pada fans, bisa jadi hasil fabrikasi dari promotor. Hei, it's a possibility.
Plus, gue nggak suka orang yang mati2an berusaha membentuk diri-nya jadi sebuah imaji yang di harapkan orang lain. Rasa dan kedengarannya seperti huge lies, dan sangat menyiksa diri bagi si orang yang 'membentuk diri' tadi. Gue dari sananya udah punya trust problem, so bohong dan fabrikasi jelas jadi kriptonit gue, di tambah lagi gue ngga' tahan ngeliat orang tersiksa... sooo... yeah.

Gue lebih suka mereka yang nyanyi se-enak udel, senyaman jiwanya aja. Come as you are, kata Kurt Cobain. :)

Kingform
06-10-2013, 03:14 AM
lhoo...ternyata kupo mulai suka akb48 sejak ada jkt48 toh..
sama dong kalo gitu...:D

sebenernya gw pengen posting panjang lebar
tapi ngetik pake hp itu sungguh ga nyaman. jadi ntar gw posting kalo nemu kompie aja

hundreddaya
06-10-2013, 10:02 AM
hmm musician i cant tell too much

music it self isnt something yg cuma mengandalkan vokal semata

imo harmonisasi dan perpaduan antara vokal, aransement music, nada, dan LIRIK,,

western sama eastern udah beda jenis vocalnya,, well this is common tho

yg bener" pas di kuping ane western cuma linking park sama yellow card

---------- Post Merged at 09:02 AM ----------

sama queen

danalingga
06-10-2013, 10:12 AM
Gue nggak peduli dia Idol atau musician.
Yang penting saya bisa menikmati "produk" nya
ya saya nikmati sampe bosen.

tsu
06-10-2013, 05:08 PM
TheCursed, itu bukan possibility, itu certainity ;D
emang di eastern idols (eps. J idols) yang dijual adalah "cerita" si idol, mulai dari bagaimana dia merangkak dari bawah, sampai hingga dia bisa di"lepas" sendiri ke dunia hiburan
and yes, it sells... a lot !

dan langkah ini juga ada di western idols, ingat betapa dulu banyak buku2 official NKOTB, BSB, hingga yang plg baru sekarang One Direction, padahal mereka bisa dibilang baru aja muncul
sedangkan sebangsa Queen, Beatles harus bertahun2 baru muncul otobiografi
hundreddaya,
yes, very much yes
bukan hanya suara, yang saya kasih cuman contoh salah satu aspek aja

cuman masalahnya, those skills are acquired by two ways, by talent or by hardwork
sum legends like Beatles, Queen, Metallica have their skill mostly by talent, they have immense talent
mungkin komposisi nya 80% talent hanya 20% hardwork
mereka bisa menunjang diri mereka sendiri walaupun label mereka berganti berkali2
hell.... klopun mereka mau underground, they'll STILL survive

sedangkan idol semacam 48, most of them (sorry) has so little talent, liat aja kaya Acchan pertama kali mendaftar audisi, soooooo damn plain
but, mereka bisa menutupi nya dengan immense hardwork, bahkan sacrifice seperti yang dilakukan para idol Korea (oplas dkk)
nah masalahnya, meski dengan hardwork sebesar itu, tapi otak sebenanrya berada di manajemen
klo seandainya oom Aki-Pi semisal mangkat.... so yeah, teh Empire of 48, will shaken.....

Yuki
06-10-2013, 05:33 PM
tapi tetap saja intinya adalah musik, mau dibilang idol kek, merangkak dari bawah kek, basis manajemen kek, performa panggung, tetap saja jika tidak ada musiknya, semua itu percuma

jadi, bagi diri saya pribadi, tetap musik menjadi acuan yg paling utama, selama sebuah musik mampu menyentuh selera saya, saya akan menyukai musik tsb

saya tidak mengkotak-kotakkan pada satu "arena" tertentu, tapi saya "ambil semua" yg dirasa bagi saya itu bagus, walaupun memang kadar kuantitasnya berbeda satu sama lain

di dalam ponsel berbagai jenis musik saya masukin, mulai dari idol, musik anime, musik j-pop, j-rock, vocaloid, musik barat, musik indo, sampe instrumental karaoke, soundtrack anime dan game saya masukin

tsu
06-10-2013, 08:01 PM
ah yes, teh discussion is BACK !

sorry guys, a lil harsh here, tapi all this to bring back alive the music forum ;)
Yuki, my point being.... all the bashing that directed to idols, meningkat terutama dari khayalak negeri sendiri semenjak JKT mulai beredar, adalah hanya missunderstand

saya sendiri menghabiskan waktu cukup lama untuk mencari jawaban "why the hell i was attracted to idol ?"
dan ternyata jawabanya simple, i dont know at all !
idolling is devotion, you love everything about them to the point that you dont care that she has a awkward performance

sesuatu yang tidak akan terjadi saat saya menonton Fourplay misal nya, oom Bob James salah pencet keynotes.... and the audiences will silence.... for good -__-
karena yah.... Fourplay di nilai, dihargai, di gilai karena technical skill mereka, musikalitas, the emotion theyre put on notes, bukan karena tampang seorang Bob James (ogah banget ;D )

walaupun memang harus diakui..... lagu2 idol (western or eastern) kebanyakan, lebih gampang masuk... dan lebih gampang ilang daripada lagu2 artis kaya Rolling Stones etc
and i wonder why

hundreddaya
06-10-2013, 08:41 PM
tsu yeah definitely dont know how , i just feel their spirit within , devotion , hardwork , and sweat ::cabul::

kalo ngomongin selera yahh that's another story tho , selera tiap org dah pasti beda
ada yg dangdut koplo , dangdut remix , etc

dalam nominasi aja udah beda" , ada yg solo singer , group band , vocal group , grup wanita/pria , girl band , boyband , idol group etc

meski di idol sendiri mungkin ada yg talent vocal luar biasa , itu sekedar nilai plus bukan sesuatu yg di utamain IMO

TheCursed
06-10-2013, 10:50 PM
TheCursed, itu bukan possibility, itu certainity ;D

He. Gue prasangka baik, aja. Gue yakin dari sekian banyak yang ceritanya itu hasil fabrikasi, bakalan ada yang emang ceritanya kayak gitu. :ngopi:
Dan yea, dari timur pun banyak yang emang bermusiknya bagus. I.e. Utada Hikaru, buat gue, jadi brand 'jaminan mutu'. :D

Dan dari barat-pun, seperti kata lo, juga banyak yang sistem marketingnya ala Idol. Walaupun dengan target pasar berbeda. I.e. yang senada sama Justin Bieber, dan gangsta' rapper misalnya. Berapa banyak diantara para gangsta' itu yang isunya dengan sengaja memasukkan diri mereka ke penjara(sebenernya minimum security, dengan kondisi lebih mirip resort r&r) biar punya 'street cred'... :ngopi:

cha_n
07-10-2013, 01:33 AM
setuju ama dana kalau aku mah oportunis yang penting produknya, alias lagunya cocok ya aku suka.
48fam kebetulan aku ga doyan. tapi bsb dan kawan2nya suka.
dan diriku juga ga makan cerita sedih ***** bengek kerja keras blablabla... musik ya didengar buat dinikmati produknya. bukan prosesnya.

Kingform
07-10-2013, 11:21 AM
jujur gw ga terlalu tertarik ama dunia idol sebelum JKT48 lahir ;D

setelah ada JKT48 dengan heavy rotationnya, gw baru cari2 tau soal AKB48. dan yang gw cari tau pertama itu bukan siapa2 aja membernya, tapi lagu2 mereka. dan yeah, awalnya yang bikin gw tertarik ama AKB48 dan 48group lainnya itu karena lagu2 mereka. bukan karena member2nya (ngapalin member SNSD yang cuman 9 aja gw kesulitan, apalagi ngapalin member AKB48 yang jumlahnya jauh lebih banyak). setelah tau lagu2nya, baru deh mulai cari2 variety show nya mereka.

karena mulai sering nonton VSnya, sedikit demi sedikit mulai tau siapa2 aja membernya, dan cerita dibalik terbentuknya AKB48. yah, ini cuman bonus sih, tapi gw salut ama mereka. butuh waktu cukup lama buat AKB48 untuk menandingi dominasi momusu yang sudah lebih dulu ada. terbentuk sejak 2005, AKB48 baru mulai melejit sejak 2008. dan rentang antara 2005-2008 itu ga sedikit member2 generasi awal yang memilih mengundurkan diri.

saking ga terkenalnya AKB48 pas awal2 berdiri, show theater mereka pernah cuman ditonton ama 7 orang doang. staff theater nya sampe pada ikutan nonton biar theaternya keliatan lebih terisi. bahkan sebagian besar orang awam di jepang sana mengira kalo AKB48 itu baru terbentuk tahun 2008. padahal mereka sudah ada sejak 2005!

makanya gw salut ama member2 yang bisa bertahan dari masa2 susah sampe akhirnya bener2 bisa sukses kayak sekarang


tapi sekali lagi, cerita soal latar belakang mereka itu cuman bonus.
tetep aja yang pertama kali bikin gw tertarik ama mereka itu lagu2nya.

dan, gw setuju ama tsu. idol group2 gini ini adalah produk dari suatu manajemen yang luar biasa. contohnya simpel aja. liat itu morning musume. sudah ada sejak akhir 90-an, sampe sekarang masih eksis. padahal member2nya sudah berbeda. kalo diibaratkan di sepakbola, idol group itu seperti klub sepakbola. meskipun pemainnya sering gonta ganti, klub sepakbola itu tetep eksis.

kalo menurut gw sih, kehebatan dari 48group ini ga cuman ada dimusiknya. keunggulan mereka juga ada di konsepnya. idol you can meet. fans bisa setiap hari menikmati penampilan idola mereka lewat theater. dan otomatis bisa melihat sendiri perkembangan member2nya. dari yang awalnya cuman gadis2 amatiran yang masih kagok saat menari, sampai bisa bener2 mahir menari. karena bisa mengikuti perkembangan idolnya sejak awal, fans jadi merasa punya kedekatan dengan idolnya (meski harus diakui hal ini bisa menjadi pedang bermata dua). dan gw rasa, ini yang bikin fans2 pada betah nonton mereka di theater. berkali-kali. meski gw sendiri sayangnya ga punya kemewahan itu.


sementara untuk musisi, jarang banget gw mengidolakan seorang penyanyi atau band tertentu. gw suka lagunya gun's n roses, tapi ga semua. karena itu gw ga bisa dibilang mengidolakan mereka. band yang gw idolakan ini bisa diitung dengan jari. dan kebanyakan dari mereka udah pada bubar atau vakum. yang agak terbaru, gw suka ama stereopony. lagu2nya sesuai ama selera gw. sayang band ini cuman seumur jagung. sekarang udah bubar. rada nyesel juga kenapa dulu ga nonton mereka pas di AFAID 2012 :(

yah, intinya sih sama kayak yuki, yang memantik ketertarikan gw kepada idol group ataupun musisi tetep aja musik mereka
karena memang itu jualan utama mereka

ndableg
07-10-2013, 02:54 PM
PErtanyaannya sama dengan beda artis dengan celebrity, beda seniman dgn penghibur.

Jadi idol dgn WTS itu beda tipis.

Kingform
07-10-2013, 03:51 PM
Jadi idol dgn WTS itu beda tipis.
maksudnya gimana nih? :confused:

BundaNa
07-10-2013, 04:16 PM
saya cuma suka JKT48...itu juga gara2 sulung saya suka::hihi::

Saya sih mau idol, mau musisi asal telinga saya nyaman, ya suka2 ajah...tapi emang paling enak kalau ada idol yanag bisa jadi musisi

ndableg
07-10-2013, 04:31 PM
maksudnya gimana nih? :confused:

Sama2 penghibur.. ::hihi::

BundaNa
07-10-2013, 05:24 PM
mirip geisha gitu?

Kingform
07-10-2013, 06:04 PM
kalo idol yang punya potensi jadi musisi di 48 group baru nemu 1: Yamamoto Sayaka
maklum, mantan anak band ::hihi::

tsu
07-10-2013, 07:58 PM
ndableg
mungkin bukan WTS, karena konotasinya jelek

WTS menghibur dengan ***
idols, not !
mungkin kata yang pas adalah penghibur, gitu aja d ;)

ini yang membedakan dengan seniman, musisi
mereka menghibur, tapi ya itu, tidak semua orang cocok dengan sesuatu yang mereka suguhkan, karena mereka sangat spesifik

ok, siapa yang tidak tahu The Beatles ? everyone know (now)
tapi dulu saat mereka berjaya, mereka tidak disukai oleh penggemar Rolling Stones, yang menganggap Beatles adalah anak2 manis yang tidak ngerti musik

atau master dari Indonesia, Slamet Abdul Syukur, dia seniman sejati, dia berkarya tanpa peduli ada yang suka atau tidak
kepuasan batin ? YES
it sells ? NO

mungkin itu juga yang bikin beberapa musisi yang saya suka, seperti Van Halen misal, bikin lagu2 ringan penuh cinta, sebagai kompromi idealisme mereka dengan pasar

TheCursed
07-10-2013, 09:05 PM
ndableg ...
kepuasan batin ? YES...

That is just the thing.
Ok, ternyata emang ada yang suka dengan tipe suara yang di hasilkan oleh kelompok Idol.
Tapi buat gue, rasanya, kok ya kayaknya mentally unhealthy, yah, buat seseorang 24/7 membetot personanya supaya sesuai dengan yang di harapkan oleh imajinasi orang lain ? vice versa.

sebagai contoh, apa yang terjadi kalo di tengah karirnya seorang Idol cewek menikah(atau nggak menikah, whatevs... ) dan hamil. Karirnya sebagai Idol bisa lanjut nggak ? Bisa manggung dengan perut bunting nggak ?

hundreddaya
07-10-2013, 10:00 PM
TheCursed idol isn't final destination

gw krg tau yg lain,, kalo yg lo maksud this 48 ,, jadi idol justru menjadikan mereka lebih dekat dengan mimpi mereka

gw masih blom ngerti yg ini sebenernya,, kalo mimpi mereka ingin menjadi sesuatu di dunia entertain misal jadi actress ,,

ada jalan untuk mereka mencapai mimpi mereka kearah itu,, contoh nyata salah satu member atsuko maeda,,

namun jalan menuju mimpi mereka pun gak selamanya mulus dan sukses pastinya,, contoh nakaya sayaka yg mau jadi seiyuu,,

kalo yg di luar entertain ada yg buka butik fashion,, contoh shinoda mariko

kalo hamil di saat masih jadi idol yah pasti bukan sesuatu yg bagus terjadi ke org tersebut ,,, blom pernah

ada kasus hamil sih ,, tapi kalo kasus scandal pernah ,, biasanya mereka langsung resign ,, contoh yuka masuda

kalo mereka menikah ,, udah pasti out duluan jauh" hari karena mereka punya hubungan khusus terhadap lawan jenis dan bukan dalam

lingkaran keluarga mereka ,, contoh kawasaki (lupa fulnamenya, blum nikah sih , tapi udah tunangan)

kalo suara yg lo maksud musik,, basically mereka gak punya genre tertentu (cmiiw)

baru tau ada dance yg bisa di harmonisasiin dgn lagu rock(ah mungkin agak pop sih,, instrumen gitarnya tuh

melodic menurut gw) yg gw tau kimi no koto ga suki dakara , kagami no naka joanne de arc

yah kalo ngomongin vokal belum tentu gw bakal suka (meski ada bbrp yg gw suka) , kalo idol tuh rata" aransement music

orangnya musisi"tertentu , dan yg pasti mereka org yg luar biasa talentnya (tapi krg tau terkenal ato gak ,,pastinya

terkenal di antara musisi) gw ggak bisa ngasih contoh karena blom bisa baca kanji

kalo this 48 in music theater(not single, or album) ,, aransement music memang ada org khusus ,, cmiiw

knp gw suka ,, karena gw suka aransement musicnya(ni imo yah) too complex ,, namun tetep sesuai selera

kalo lyric ,, gw gak tau yg lain ,in 48 ,, hanya satu org yg jenius dan emang cuma dia yg

boleh bikin lirik,, yasushi akimoto


ah kebanyakan 48 nya,, haha,, karena cuma mereka yg bener" bisa catch my attention

TheCursed
07-10-2013, 11:29 PM
TheCursed ...
kalo hamil di saat masih jadi idol yah pasti bukan sesuatu yg bagus terjadi ke org tersebut ,,, blom pernah

ada kasus hamil sih ,, tapi kalo kasus scandal pernah ,, biasanya mereka langsung resign ,, contoh yuka masuda

kalo mereka menikah ,, udah pasti out duluan jauh" hari karena mereka punya hubungan khusus terhadap lawan jenis dan bukan dalam

lingkaran keluarga mereka ,, contoh kawasaki (lupa fulnamenya, blum nikah sih , tapi udah tunangan)
....

Dan pupus-lah 'mimpi2' orang2 ini. That is just sad. Dan rasanya nggak fair.
Karena siapa tau orang2 ini emang punya skill di bidang yang mereka, tapi kesempatannya di bunuh duluan karena mereka bersikap selayaknya manusia. Jatuh cinta, berkeluarga, punya anak, bikin kesalahan... itu manusiawi, kan ?

Gue jadi inget Dolores O'Riordan yang manggung konser pada saat hamil tua. Satu2nya ke khawatiran penonton waktu itu, cuma takut kalo si bayi memutuskan keluar di atas panggung... ;D

hundreddaya
08-10-2013, 12:13 AM
Dan pupus-lah 'mimpi2' orang2 ini. That is just sad. Dan rasanya nggak fair. Karena siapa tau orang2 ini emang punya skill di bidang yang mereka, tapi kesempatannya di bunuh duluan karena mereka bersikap selayaknya manusia. Jatuh cinta, berkeluarga, punya anak, bikin kesalahan... itu manusiawi, kan ? Gue jadi inget Dolores O'Riordan yang manggung konser pada saat hamil tua. Satu2nya ke khawatiran penonton waktu itu, cuma takut kalo si bayi memutuskan keluar di atas panggung... ;D yahh., terpaan hidup gak bisa di hindari kecuali di tahan, yang ingin meraih mimpinya harus berkorban like tsu said meski terkadang kerja keras itu tak terbayar tepat waktu (yeah i believe , usaha keras gak akan menghianati) karena menyerah , berhenti berusaha, tidak ada yg lebih buruk dari hal ini,, weqs , perform pas hamil itu sungguh reckless ,, syukur deh gak keluar di atas panggung ::oops::

TheCursed
08-10-2013, 12:44 AM
.... yang ingin meraih mimpinya harus berkorban ....
Tapi, kalo berkorbannya berarti 'nggak lagi jadi manusia'... gue pikir udah keterlaluan dan nggak sehat lagi.
::grrr::


weqs , perform pas hamil itu sungguh reckless ,, syukur deh gak keluar di atas panggung ::oops::
Dolores O'Riordan, vokalis Cranberries. Reckless is her 'middle name'. :D

hundreddaya
08-10-2013, 01:05 AM
Tapi, kalo berkorbannya berarti 'nggak lagi jadi manusia'... gue pikir udah keterlaluan dan nggak sehat lagi. ::grrr:: ya gak sampe segitunyalah::grrr:: , vokal mereka mungkin gak bagus,, tapi bukan berarti mereka gak belajar olah vocal dan perasaan yg disampaikan di lagu itu, dance mereka mungkin gak sehebat big bang , bukan berarti gak bisa berekspresi dgn perasaan yg meluap" sekiranya itu yg bisa mereka lakukan ::bye::

TheCursed
08-10-2013, 01:22 AM
ya gak sampe segitunyalah::grrr:: ...
? Yang di tuntut untuk selalu 'perfect' sesuai dengan tuntutan imajinasi pasar walaupun udah turun panggung dan di luar pentas ?
Ngga' boleh gitu, kan, seorang idol tiba2 sepet saat di tanyain wartawan, karena mungkin hari itu dia lagi PMS ?

Kingform
08-10-2013, 01:34 AM
sebagai contoh, apa yang terjadi kalo di tengah karirnya seorang Idol cewek menikah(atau nggak menikah, whatevs... ) dan hamil. Karirnya sebagai Idol bisa lanjut nggak ? Bisa manggung dengan perut bunting nggak ?

thats why karir seorang idol ga bisa panjang umurnya
so far rekornya umur 26-27 tahun

tapi rata2 saat umur 23-24 member2 ini pada berhenti dari idol group (istilah kerennya: graduate). kebanyakan sih alesannya karena pengen solo karir. tp gw yakin alesan sebenernya adalah karena mereka mulai berpikir untuk berkeluarga

ada semacam aturan tak tertulis di jepang sana
kalo pengen karirmu tetep bersinar, jangan menikah, jangan pacaran. ato minimal jangan sampe ketauan punya pacar

apalagi buat idol
kalo sampe ketauan punya pacar, anggap saja karirmu sudah habis

---------- Post Merged at 12:34 AM ----------


? Yang di tuntut untuk selalu 'perfect' sesuai dengan tuntutan imajinasi pasar walaupun udah turun panggung dan di luar pentas ?
Ngga' boleh gitu, kan, seorang idol tiba2 sepet saat di tanyain wartawan, karena mungkin hari itu dia lagi PMS ?

soal tuntutan buat perfect, idol group ga setinggi GB2 korea

contoh aja,
maeda atsuko. mantan ace AKB48 ini orangnya moody abis. pernah suatu ketika pas sesi HS responnya ke fans keliatan jutek. tapi apakah lantas fansnya kecewa? nggak. mereka sadar kalo acchan saat itu moodnya emang lagi jelek

ini kalo perfect yg dimaksud adalah soal respon ke sekitar ya
kalo soal pacar, fans di jepang emang cenderung zero tolerance

TheCursed
08-10-2013, 02:27 AM
....
ada semacam aturan tak tertulis di jepang sana
kalo pengen karirmu tetep bersinar, jangan menikah, jangan pacaran. ato minimal jangan sampe ketauan punya pacar

apalagi buat idol
kalo sampe ketauan punya pacar, anggap saja karirmu sudah habis
...

Walaupun mereka masih punya kemampuan 'to sing like a lark' ?
So, Idol masih terutama tentang kemampuan bermusik/suara ?



...
soal tuntutan buat perfect, idol group ga setinggi GB2 korea

contoh aja,
maeda atsuko. mantan ace AKB48 ini orangnya moody abis. pernah suatu ketika pas sesi HS responnya ke fans keliatan jutek. tapi apakah lantas fansnya kecewa? nggak. mereka sadar kalo acchan saat itu moodnya emang lagi jelek

ini kalo perfect yg dimaksud adalah soal respon ke sekitar ya
kalo soal pacar, fans di jepang emang cenderung zero tolerance

No. Yang gue bayangin, kalo seandainya, si Idol tiba2 bilang "Bro, gue perlu masuk rehab", ala Robert Downey Jr. Atau starting a fight ala Gallagher brothers. Atau asal jeplak parah kayak John Mayer. Atau nyumpah2 kayak bajak laut ala Charlotte Church... setelah masalahnya selesai, bisa balik ke bisnis Idol nggak ?

tuscany
08-10-2013, 04:16 AM
Cuman mau ngomentari soal mariah carey di post depan. Mariah juga merangkak dari bawah, jadi pelayan dsb. Tapi dia tidak menjual cerita untuk sukses melainkan musikalitas. Dan aku malah baru tau soal 48an dari KM ini jadi nggak bisa komen banyak. Though, tetap ngefans sama BSB karena lagu2nya bukan tampang atau dance atau cerita sedih. Just their songs.

tsu
08-10-2013, 06:15 AM
@tusc, yeah...but Mariah has a gift, a very wonderful gift
klo dia ga ada bakat suara dahsyat, just a good looks, mana bisa wkwkwk
jadilah dia Justin Beiber, nyanyi make autotune

TheCursed, yes, itulah
idols relied heavily on image, apalagi di jepang yg menganggap idol itu purity
sekali skandal, bang, theyre finished, harus cari karir lain diluar idol

karena secara normal sekalipun, karir idol itu terbatas, jangan kan idol jepang, Osmond Bro aja sudah goyang semenjak mereka beranjak umur.....

seperti kata king dan hundred, beberapa idol yg smart, mereka mencari interest lain, jadi saat karir idol mereka selesai, mereka bisa go public, with their own two feet
klo ngga....puff.....ilang

itulah kenapa idol itu cepet sekali rotasinya

saya belum paham klo di korea, apa para idol nya juga ada yg ilang begitu umur ??

etca
08-10-2013, 07:08 AM
thx God, gw ga ada kemelekatan dengan Musician atau para Idol [meditasi]

TheCursed
08-10-2013, 09:35 AM
...<all>...

So... kalo gitu, buat Idol, kemampuan bermusik masih yang utama ? ;D

danalingga
08-10-2013, 09:43 AM
saya belum paham klo di korea, apa para idol nya juga ada yg ilang begitu umur ??

Kalo di korea, begitu umur dah cukup biasanya banting stir jadi artis atau musician.

kupo
08-10-2013, 09:48 AM
So... kalo gitu, buat Idol, kemampuan bermusik masih yang utama ? ;D

idol secara umum, enggak...
definisi idol sendiri menurut merriam webster = A person or thing that is greatly admired, loved, or revered: "movie idol Robert Redford".
jadi ga harus ada hubungannya dengan musik, atau kualitas bermusik :)

yg penting orangnya harus disukai, atau dikagumi...

TheCursed
08-10-2013, 10:08 AM
... biasanya banting stir jadi artis atau musician.

kenapa nggak dari awal mulai dari sana ? Kedengarannya jadi 'round about'.
Analoginya, kayak mau jadi fisikawan nuklir, ngambil S1 jurusan matematik. Bisa sih, tapi kenapa nggak langsung aja ambil dari awal ngambil jurusan fisika ?

Oh, yea, gue lupa bilang kalo gue juga, sesuai dengan deskripsi Miriam Webster, tenyata ngga' pernah mengidolakan manusia.
Karena, imho, manusia itu tempatnya salah, dan bersalah adalah salah satu yang menjadikan kita manusia. To err is human.
Thus, one human, since they are flawed and it is within their rights to be flawed, can not be idolized by others.

So, fenomena budaya Idol ini bikin gue bingung. Makanya gue banyak tanya. Pengen tau, what makes it 'tick'. ::maap::

---------- Post Merged at 09:08 AM ----------


...
yg penting orangnya harus disukai, atau dikagumi...

Shouldn't people care more about the craftmanship/works/product/art/skill more than the person ?

hundreddaya
08-10-2013, 10:51 AM
Agak absurd gw menjawabnya , kenapa bikin tick?
The aura , gw sendiri gak bisa definisiin yg ini,
mendefinisikan aura sama aja nyari rumus matematika pi = 3,14blablabla , gak akan ada habisnya

TheCursed
08-10-2013, 11:05 AM
Agak absurd gw menjawabnya , kenapa bikin tick?
The aura , gw sendiri gak bisa definisiin yg ini,
mendefinisikan aura sama aja nyari rumus matematika pi = 3,14blablabla , gak akan ada habisnya

ok. lets just try.
Apa aura itu akan ada kalo mereka 'butt ugly' ?(kayak vokalisnya Aerosmith)
Apa aura itu akan ada kalo mereka tukang bikin onar ?(kayak model2nya RATM, atau Gallagher bros)
Apa aura itu akan tetap ada kalo mereka udah tua dan keriput ?(bayangin generasinya Sarah Brightman, Enya Brennan, Bjork, Joan Jett...)
itu dulu yang gue kepikiran ...

hundreddaya
08-10-2013, 11:15 AM
Apa aura setiap orang sama ?
No
tapi jumlah aura yg di kumpulkan bisa jadi sama
so what aura idol have ? I dunno
trus kenapa gw suka , balik lagi ke postingan gw sebelum"nya , hahaha

Kingform
08-10-2013, 12:50 PM
Cuman mau ngomentari soal mariah carey di post depan. Mariah juga merangkak dari bawah, jadi pelayan dsb. Tapi dia tidak menjual cerita untuk sukses melainkan musikalitas. Dan aku malah baru tau soal 48an dari KM ini jadi nggak bisa komen banyak. Though, tetap ngefans sama BSB karena lagu2nya bukan tampang atau dance atau cerita sedih. Just their songs.
ga tau kalo idol group lain ya...tapi masa2 susah AKB48 itu baru terkuak justru setelah mereka sukses besar dan menjadi fenomena. itupun berkat media yang tertarik meliput masa lalu mereka. karena seperti yang gw bilang, orang2 awam di jepang sana taunya AKB48 itu terbentuk tahun 2008-an. padahal mereka sudah ada sejak 2005.

jadi bukan mereka yang menjual cerita sedih buat jadi sukses ya...
mereka sukses dulu, baru cerita masa lalunya terkuak



kenapa nggak dari awal mulai dari sana ? Kedengarannya jadi 'round about'.
Analoginya, kayak mau jadi fisikawan nuklir, ngambil S1 jurusan matematik. Bisa sih, tapi kenapa nggak langsung aja ambil dari awal ngambil jurusan fisika ?
hmm...kalo di jepang sih, masuk ke idol group itu jadi semacam kayak batu loncatan. mereka angkat nama dulu disana, "bersekolah" dulu sebelum bener2 terjun ke dunia entertaiment (karena itu buat member yang keluar dari idol group disebutnya graduate). dan seperti yang kupo bilang, idol ga cuman mencakup menyanyi dan menari saja. mereka juga bisa jadi artis, MC, atau bahkan komedian setelah bersolo karir

danalingga
08-10-2013, 01:20 PM
kenapa nggak dari awal mulai dari sana ? Kedengarannya jadi 'round about'.

Karena emang jalannya begitu. Sederhana ya jawabannya. :D

TheCursed
08-10-2013, 01:53 PM
Apa aura setiap orang sama ?
No ....

No, you are avoidin' kid.
Pertanyaannya, masih, menurut kamu orang kayak http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0e/Caro_Emerald_%E2%80%93_live_at_Zoetermeer.jpg/220px-Caro_Emerald_%E2%80%93_live_at_Zoetermeer.jpg atau http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f5/TylerNassauColliseum.jpg/220px-TylerNassauColliseum.jpg ada 'aura'nya ngga' ? Jawab aja menurut pendapat kamu, seperti yang kamu liat.
(and no, BTW, I do not see any 'aura' in any of them. Not these guys, nor the Idols.)

---------- Post Merged at 12:53 PM ----------


...
hmm...kalo di jepang sih, masuk ke idol group itu jadi semacam kayak batu loncatan. mereka angkat nama dulu disana, "bersekolah" dulu sebelum bener2 terjun ke dunia entertaiment (karena itu buat member yang keluar dari idol group disebutnya graduate). dan seperti yang kupo bilang, idol ga cuman mencakup menyanyi dan menari saja. mereka juga bisa jadi artis, MC, atau bahkan komedian setelah bersolo karir

Ada isu, katanya, Pacific Rim, justru nggak gitu sukses di Jepang yang gila Mecha dan Kaiju, padahal udah di kasih 'cap Jempol' ssama sensei2 Mecha dan Kaiju sana, karena Rinko Kikuchi nggak pernah masuk dunia entertainment via jalur Idol. Lebih daripada isu Ms. Kikuchi beradegan nude di film asing... how do ya' explain that ?

cha_n
08-10-2013, 02:40 PM
sorry to say, kalau gw bilang 48fam mirip mis unipers dan sodara2nya lebih ke jualan tampang ama bodi.
musikalitas itu nomor sekian.
gw ga bilang ini bener atau salah, tapi emang sekedar taktik industri entertainment yang pinter cari celah bisnis aja.

Kingform
08-10-2013, 02:50 PM
Ada isu, katanya, Pacific Rim, justru nggak gitu sukses di Jepang yang gila Mecha dan Kaiju, padahal udah di kasih 'cap Jempol' ssama sensei2 Mecha dan Kaiju sana, karena Rinko Kikuchi nggak pernah masuk dunia entertainment via jalur Idol. Lebih daripada isu Ms. Kikuchi beradegan nude di film asing... how do ya' explain that ?
masalahnya lebih karena rinko kikuchi pernah beradegan nude kan?
bukan karena dia ga masuk dunia entertaiment melalui jalur idol?

soal rinko kikuchi yang pernah beradegan nude, gw ga tau gimana pandangan orang Jepang soal itu
jadi ga bisa komen apa2 soal itu

tapi soal masuk dunia entertaiment tanpa jalur idol, gw bisa kasi contoh. utada hikaru dan ayumi hamasaki juga masuk dunia entertaiment ga melalui jalur idol. tapi penjualan album mereka selalu luar biasa (tentu saja pas masa jaya2nya mereka dulu). meski untuk kasus utada hikaru, kayaknya karir nya ga terlalu menonjol lagi setelah dia menikah

---------- Post Merged at 01:50 PM ----------


sorry to say, kalau gw bilang 48fam mirip mis unipers dan sodara2nya lebih ke jualan tampang ama bodi.
musikalitas itu nomor sekian.
gw ga bilang ini bener atau salah, tapi emang sekedar taktik industri entertainment yang pinter cari celah bisnis aja.
jualan tampang? kalo boleh jujur sih, tampang member 48group kebanyakan kalah cakep ama member GB2 korea

soal musikalitas, memang mereka ga bikin sendiri lagu2nya. yang bikin lagu produsernya
tapi coba dulu dengerin lagu2 mereka. pahami artinya, baru deh bilang soal musikalitas

karena buat gw, yang bikin tertarik buat mendalami lebih jauh soal 48group ini justru awalnya gara2 musik mereka

hundreddaya
08-10-2013, 03:31 PM
No, you are avoidin' kid. Pertanyaannya, masih, menurut kamu orang kayak http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0e/Caro_Emerald_%E2%80%93_live_at_Zoetermeer.jpg/220px-Caro_Emerald_%E2%80%93_live_at_Zoetermeer.jpg atau http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f5/TylerNassauColliseum.jpg/220px-TylerNassauColliseum.jpg ada 'aura'nya ngga' ? Jawab aja menurut pendapat kamu, seperti yang kamu liat. (and no, BTW, I do not see any 'aura' in any of them. Not these guys, nor the Idols.)mereka musician right? pernah nonton live mereka langsung? .. kenapa gak sedikit org yg suka nonton live in concert ketimbang di tv.? lagipula kalo foto doang... yang berasa cuma tampang mereka jelas... like i said.. apa aura semua manusia sama? perlu gw tambahin? apa cara mengeluarkannya juga sama? apa ada syarat agar aura itu keluar? mereka bukan foto model,kan? meski hanya berasa sedikit auranya kalo nonton video mereka (dengan music yg mereka tunjukkan) knp begitu? kalo musician yg jelas bakal berasa auranya di dalam musik yg di mainin.. of course this is for all musician... kecuali kalo haters atopun org yg gak mau tau... sama aja mereka seperti memasang anti magic terhadap sesuatu yg dia benci atopun mereka seperti menghindar dari suatu bahaya (yes semakin kuat aura yg dikeluarkan .. semakin eneq si haters liat .. biasanya menjerit .. ato kabur dari pertarungan )

hundreddaya
08-10-2013, 04:04 PM
sorry to say, kalau gw bilang 48fam mirip mis unipers dan sodara2nya lebih ke jualan tampang ama bodi. musikalitas itu nomor sekian. gw ga bilang ini bener atau salah, tapi emang sekedar taktik industri entertainment yang pinter cari celah bisnis aja. tampang n body? adakah miss universe yg giginya gingsul? gigi tikus? jerawat? tinggi hanya 148 cm? celah bisniss? trus kalo entertain industry gak harus ada bisnis gitu? yg namanya industry pasti ada business neng.... strategi bisnis biar tepat sasaran.. dan hal yg belum gw tau banyak... tapi yg pasti bukan sekedar business murahan kek kaki lima.wiyh worst quality...

itsreza
08-10-2013, 04:26 PM
Perbandingan di thread ini bukan apple to apple, karena membahas
musisi maupun genre yang berbeda, non debatable.

IMHO, musik itu untuk dinikmati, selama nyaman didengar telinga,
mau dinyanyikan musisi, idol, pengamen, bahkan anak kecil, 'rasa'
dari musik yang mengalun itu akan tetap ada. untuk saya semua
tergantung momen dimana saya mendengar dan merasakan, bukan
dari hanya dari 'sumber'. murni musik atau produk industri, selama
saya merasa nyaman, saya tidak peduli :)

Fere
08-10-2013, 05:33 PM
^
Setubruk sama reja dan om Dana.. ::hohoho::

cha_n
08-10-2013, 06:45 PM
tampang n body? adakah miss universe yg giginya gingsul? gigi tikus? jerawat? tinggi hanya 148 cm? celah bisniss? trus kalo entertain industry gak harus ada bisnis gitu? yg namanya industry pasti ada business neng.... strategi bisnis biar tepat sasaran.. dan hal yg belum gw tau banyak... tapi yg pasti bukan sekedar business murahan kek kaki lima.wiyh worst quality...

ya ga se*perfect* mis unipers lah tapi kan ga ada yang cacat, atau ga bersedia diekspos pahanya.
intinya jualan bodi. entah itu yang dianggep unyu2 (gingsul dan pendek itu banyak dianggap unyu2)
mana ada yang udah tua, mana ada yang udah merit.

lagi2 gw ga ngomongin bener apa salah. suka itu kan tidak bisa dipaksakan. sama juga dengan yang ga suka. ya biarlah di jalur masing2.
jadi ga usah merasa dipojokkan gitu lah. defensif amat.

gw sebagai penonton sekedar berusaha memahami fenomena yang ada, ada yang doyan grup idol (entah karena tampang, musik, cerita sedih) silakan. hak masing2

TheCursed
08-10-2013, 06:48 PM
mereka musician right? pernah nonton live mereka langsung? .. kenapa gak sedikit org yg suka nonton live in concert ketimbang di tv.? lagipula kalo foto doang... yang berasa cuma tampang mereka jelas... like i said.. apa aura semua manusia sama? perlu gw tambahin? apa cara mengeluarkannya juga sama? apa ada syarat agar aura itu keluar? mereka bukan foto model,kan? meski hanya berasa sedikit auranya kalo nonton video mereka (dengan music yg mereka tunjukkan) knp begitu? kalo musician yg jelas bakal berasa auranya di dalam musik yg di mainin.. of course this is for all musician... kecuali kalo haters atopun org yg gak mau tau... sama aja mereka seperti memasang anti magic terhadap sesuatu yg dia benci atopun mereka seperti menghindar dari suatu bahaya (yes semakin kuat aura yg dikeluarkan .. semakin eneq si haters liat .. biasanya menjerit .. ato kabur dari pertarungan )

OK. Ich verstehe. Thanks for the complete answer. ::maap::
Jadinya, IMHO, jadi Idol yang sukses itu an art. Just not in the way I thought... Still not musician, though. :D
BTW, yeah, pernah liat versi live dan unplugged-nya. :)

Dan soal Miss World dan/atau Miss Universe... gue juga menganggap itu acara bodoh dengan alasan sama.
Sekali aja gue pengen liat, diacara miss2 itu, yang kandidatnya pas ditanya skill mereka apa, terus dia jawab: "Sooo.. guys, these are the helicopter drones I made... " ;D

TheCursed
08-10-2013, 07:13 PM
masalahnya lebih karena rinko kikuchi pernah beradegan nude kan?
bukan karena dia ga masuk dunia entertaiment melalui jalur idol?

Pernyataan resminya gitu. Tapi isunya, justru katanya kebalikannya.



soal rinko kikuchi yang pernah beradegan nude, gw ga tau gimana pandangan orang Jepang soal itu
jadi ga bisa komen apa2 soal itu
nggak mudeng juga sih. Apalagi mengingat pr0n Jepang... ;D



tapi soal masuk dunia entertaiment tanpa jalur idol, gw bisa kasi contoh. utada hikaru dan ayumi hamasaki juga masuk dunia entertaiment ga melalui jalur idol. tapi penjualan album mereka selalu luar biasa (tentu saja pas masa jaya2nya mereka dulu). meski untuk kasus utada hikaru, kayaknya karir nya ga terlalu menonjol lagi setelah dia menikah

Yeah absolutely Like these two.

tsu
08-10-2013, 08:04 PM
cha_n
yes, yes abolutely, at first para idols itu memang dijual sebagai a whole package, (cantik, pure, bisa nyanyi, bisa dancing dll)
now.... as we can see, VOCAL itu tidak bisa diboongin, wajah bisa oplas, pinggang bisa sedot lemak but vocals ?? TEKNIK vocal bisa dipelajarin tapi warna vocal itu yang ga bisa boong, i mean... gw bisa belajar tremolo, bisa belajar vibra, gw bisa latihan paru2, tapi apa bisa gw nyanyi seperti (alm) Chrisye ? NO

itu yang repot, karena itulah Idols dilatih something else, vocal tetap dipoles, tapi tidak begitu jadi fokus
klopun ada idol yang bener2 suara diva, ya itu gift dia
ada idol48 yang bakatnya adalah melipat kertas ;D and she's sells ... a LOT :D

jadi jawabnya.... klo musikalitas yang dimaksud adalah kemampuan pribadi bermusik para idol, yes memang bukan itu yang dicari ;)
tapi klo musik seperti yang dikatakan oleh King, NO
idol itu industri besar, mereka bisa hire top songwriter, top arranger, dan mereka meriset beat2 apa yang lagi trend, jadi soal musik mereka... tidak bisa dipandang sebelah mata ;)
itsreza
why not ? sama2 pelaku musik toh ?

anggep aja mereka ini produsen
para musisi, itu masih menggunakan taktik dagang lama, mereka memproduksi sesuatu yang unique sesuai bakat mereka, lalu mereka melemparnya ke pasaran
bagi konsumen yang cocok, ya diambil, yang tidak ? ya sudah :D

idol industry, sudah lebih maju dalam taktik dagang, karena tujuan mereka (manajemen) memang berdagang, mereka membuat produk (idol) sesuai dengan trend pasar, hal ini diungkapkan oleh mantan idol 2nd Gen AKB, Akimoto Sayaka, bahwa generasi 1 dan 2 AKB adalah masa2 pencarian jati diri, menjaring apa yang dimaui oleh pasar, pada saat generasi ke 3, barulah audisi AKB dilakukan dengan spesifik (saat itu yang ngetrend adalah anak2 manis sister-like, itulah kenapa 3rd Gen manis2 )
klo mau dianggap ilmu manajemen, anggep aja Management 3.0 lah ;D;D, community based, komunitas berperan aktif terhadap pengembangan produk, jadi interaksi yang terjalin 2 arah, bukan 1 arah seperti industri musik normal ;)

TheCursed, klo saya boleh mengutip pepatah (iklan) amrik lawas "God created Men, but Colt made them equal"
Guns make weaker peoples stand on equal footing with kungfu masters, knights, master swordman dll

untuk berdiri di panggung besar sekarang tidak lagi hanya didominasi para gifted dengan bakat luar biasa seperti para rockstar dan divas, tapi bisa juga diisi para idol yang (walopun) tanpa kualitas vokal yang mantap, tapi mereka dengan kerja keras bisa tampil setingkat dengan para gifted musician
meski memang siklus hidupnya short-lived and painfull....

alright, this is a nice vibe, lets keep it this way ok ;)

TheCursed
08-10-2013, 08:36 PM
...
TheCursed... klo saya boleh mengutip pepatah (iklan) amrik lawas "God created Men, but Colt made them equal"
Guns make weaker peoples stand on equal footing with kungfu masters, knights, master swordman dll
...

Still not Swordsman/woman(or knife-nuts, for that matter. :D ). Fighters, yes. Tapi sebutannya jadi Gunslingers.
Kayak gue bilang juga. Art ? Yes(probably). Celebrities ? Heck, yea. Musician ? No.

Kalo emang musician, mustinya bisa 'tumbuh' hanya dari sound semata. And nothing else. :)

And, ahm' only here for the 'blade-play', chere. :D
And, sadly, I find their kung-fu is lacking. :)

hundreddaya
08-10-2013, 08:43 PM
ya ga se*perfect* mis unipers lah tapi kan ga ada yang cacat, atau ga bersedia diekspos pahanya.
intinya jualan bodi. entah itu yang dianggep unyu2 (gingsul dan pendek itu banyak dianggap unyu2)
mana ada yang udah tua, mana ada yang udah merit.

lagi2 gw ga ngomongin bener apa salah. suka itu kan tidak bisa dipaksakan. sama juga dengan yang ga suka. ya biarlah di jalur masing2.
jadi ga usah merasa dipojokkan gitu lah. defensif amat.

gw sebagai penonton sekedar berusaha memahami fenomena yang ada, ada yang doyan grup idol (entah karena tampang, musik, cerita sedih) silakan. hak masing2

haha, like i said before,, selera its another story (go to page one if u like)

dont get me wrong,, "tactical business" yg ente post,,, tat what i did more defensif,,, seakan tactical business itu sesuatu yg dirty , sinful ... yahhh meski memang gak bisa dipungkiri itu bisa juga menjerumuskan orang secara massal
dan memungkinkan dunia hancur ,,, tergantung siapa pelaku bisnisnya ,,, haha sori rada oot

yes,,, art is something... ah sudahlah

itsreza
08-10-2013, 09:39 PM
jika TS menganggap sebagai komparasi yang seimbang ya silahkan
saya memandang musisi dan idol sebagai entitas yang berbeda jenis.
Pun bila dibandingkan seperti melihat perbandingan antara genre
klasik, rock, pop, dangdut. Akan menghasilkan debat yang tiada akhir
dari setiap proponent. Akhir kata, musik diciptakan untuk dinikmati
masing-masing penggemar, bukan untuk semua. Perbedaan itu indah :)

tsu
08-10-2013, 09:40 PM
Still not Swordsman/woman(or knife-nuts, for that matter. :D ). Fighters, yes. Tapi sebutannya jadi Gunslingers.
Kayak gue bilang juga. Art ? Yes(probably). Celebrities ? Heck, yea. Musician ? No.

Kalo emang musician, mustinya bisa 'tumbuh' hanya dari sound semata. And nothing else. :)

And, ahm' only here for the 'blade-play', chere. :D
And, sadly, I find their kung-fu is lacking. :)

yah gimana, tidak semua orang bisa jadi swordsman/ kungfu master, guns is what equals them
satu2nya cara untuk orang biasa membunuh seorang kungfu master, ya ditembak ajah ;D
klo one-on-one.... ya si orang biasa stand no chance lah...

klo syarat untuk getting fame in music industry adalah great talent (sound semata)
ya.... i would call it unfair, idols is what bridging them
walo dengan segudang kelemahan.....


haha, like i said before,, selera its another story (go to page one if u like)

dont get me wrong,, "tactical business" yg ente post,,, tat what i did more defensif,,, seakan tactical business itu sesuatu yg dirty , sinful ... yahhh meski memang gak bisa dipungkiri itu bisa juga menjerumuskan orang secara massal
dan memungkinkan dunia hancur ,,, tergantung siapa pelaku bisnisnya ,,, haha sori rada oot

yes,,, art is something... ah sudahlah

no no no my friend, ini yang perlu diluruskan, menjadi "produk" dagang, memang itu yang sering di bash kan kepada idols
tapi ya bagaimana, memang itu kenyataanya, yang penting kan menjual toh ?

toh seorang anak ingusan bermodal Autotune bernama Justin Beiber pun bisa terkenal dan super kaya setara dengan sosok full talent seperti (alm) Michael Jackson

BundaNa
08-10-2013, 09:41 PM
idol ini terbatas 48fam aja? yang jebolan2 talent show gimana? kan itu juga bisa dibilang mendadak jadi idol ya? dan kayaknya meski dibilang idols...mereka rata2 berjuang dari bawah dan juga emang passionnya di dunia entertainment (nyanyi dan nari plus bermusik masuk di sini ye)...kayak novita dewi deh, emang udah sering ikut festival, nyanyi di , tapi luckynya jadi idols baru sekarang...kayak delon yang abis2an dicacimaki sama orang banyak pas bisa melaju di talent show, emang awalnya dia wedding singer kan?

So kalau liat musician kan emang dia hidupnya di musik, maunya belajar musik thok...pengennya menciptakan musik yang indah gitu...jadi basicnya ya jadi mempelajari segala alat musik dan segala sesuatu tentang musik

Tapi kalau udah ketemu yang namanya industri...produserlah yang bicara, mengatur untuk mengikuti selera pasar atau mencoba membentuk selera pasar. Mereka ketika di industri, itung2annya ya dikemas buat dijual dan laku keras

Dan itu sah2 saja, selama penikmat musik menerima dengan baik

tsu
08-10-2013, 09:47 PM
jika TS menganggap sebagai komparasi yang seimbang ya silahkan
saya memandang musisi dan idol sebagai entitas yang berbeda jenis.
Pun bila dibandingkan seperti melihat perbandingan antara genre
klasik, rock, pop, dangdut. Akan menghasilkan debat yang tiada akhir
dari setiap proponent. Akhir kata, musik diciptakan untuk dinikmati
masing-masing penggemar, bukan untuk semua. Perbedaan itu indah :)

well, perbedaan itu indah, saya setuju
karena itulah kita berDISKUSI disini

jangan lah memandang sesuatu dengan "perdebatan" ini diskusi, tidak ada yang didebatkan disini
saya sebagai TS pun tidak berusaha melawan pendapat siapa2, begitu juga teman2 yang ikut disini ;)
tidak ada yang harus dibuktikan kok disini, cuman membahas saja, dan klo boleh dipandang
ini adalah salah satu kampanye saya untuk mengenalkan idols kepada khayalak ramai dengan metoda lain, daripada hanya bilang "coba liat aja mereka sendiri, baru ngomong"

so lets keep it on Discussion form ;)

---------- Post Merged at 08:47 PM ----------


idol ini terbatas 48fam aja? yang jebolan2 talent show gimana? kan itu juga bisa dibilang mendadak jadi idol ya? dan kayaknya meski dibilang idols...mereka rata2 berjuang dari bawah dan juga emang passionnya di dunia entertainment (nyanyi dan nari plus bermusik masuk di sini ye)...kayak novita dewi deh, emang udah sering ikut festival, nyanyi di , tapi luckynya jadi idols baru sekarang...kayak delon yang abis2an dicacimaki sama orang banyak pas bisa melaju di talent show, emang awalnya dia wedding singer kan?

So kalau liat musician kan emang dia hidupnya di musik, maunya belajar musik thok...pengennya menciptakan musik yang indah gitu...jadi basicnya ya jadi mempelajari segala alat musik dan segala sesuatu tentang musik

Tapi kalau udah ketemu yang namanya industri...produserlah yang bicara, mengatur untuk mengikuti selera pasar atau mencoba membentuk selera pasar. Mereka ketika di industri, itung2annya ya dikemas buat dijual dan laku keras

Dan itu sah2 saja, selama penikmat musik menerima dengan baik

nah itu Bund yang saya kurang Info, mungkin bisa ditambahin dari kontes2 ato idol dari Korea, China etc
soalnya saya memang sedang seneng sama J Idols, dan kurang info mengenai yang lain ;)

itsreza
08-10-2013, 09:56 PM
debat itu bentuk diskusi formal lho, mohon kata tersebut tidak dimaknai secara negatif :)

TheCursed
08-10-2013, 09:56 PM
yah gimana, tidak semua orang bisa jadi swordsman/ kungfu master, guns is what equals them
satu2nya cara untuk orang biasa membunuh seorang kungfu master, ya ditembak ajah ;D
klo one-on-one.... ya si orang biasa stand no chance lah...

Dengan analogi ini, kita udah bicara tentang persingan Industri entertaintment. Not just about music .
Thing is, I just wanna hear sounds. Don't care about the rest.
Like I said. Just here for the glorious blade-fight, brah. :)

Dan soal fair-unfair fights... it can be fair. Asal jangan pake cara marketing konvensional, aja. Gunakan powernya new media. Atau, jamannya angkatan gue, go indie label.

Menggunakan analogi blade-fights Vs guns, ada banyak situasi dimana pemakaian firearms justru detrimental. Good fighters, know how to use their evironment to their advantage.
Itu makanya, walaupun udah ada sistem persenjataan kayak drones, perusahaan kayak Ka-bar produknya masih jadi standar militer, dan seni beladiri macam KAPAP, Sambo dan Eskrima masih jadi syarat wajib di kuasai buat militer.
Dan real good fighters, spec/black-ops, mereka yang bisa tetap fighting walaupun tinggal pulpen di tangan. :)


... yang penting kan menjual toh ?
...
Don't care about what sales either. Makanya gue lebih sering roaming youtube. Sampe nemu 2Cellos, Caro Emerald, Two Steps from Hell, Peter Hollens, Walk of The Earth, Lindsey Stirling, I Fight Dragons... dst...
Walaupun harus di akui orang2 ini nggak punya fans yang sampe histeris, sih. Konser2 mereka lebih terasa kayak hanging out with friends who can sing. :D

cha_n
08-10-2013, 10:18 PM
tsu
itulah saya dari awal bilang soal bisnis dan produknya.
apa itu jelek?
lah namanya bisnis ya usaha cari untung. asal masih di jalur yang sehat ga melanggar aturan perundangan silakan aja.
jangan langsung ambil kesimpulan sendiri dan merasa terpojok. bahwa bilang idol =bisnis emang kenyataannya. dirty atau nggak balik ke masing2 deh.

kalau mau yang unik anti mainstream tuh mbah surip. kalau idol bisa ditebak, berdasarkan research pasar, orang suka apa ya bisnis menghadirkan.
kemudian sukses berarti usahanya berhasil.

saya setuju ama reza. beda entitas.
tapi balik lagi soal produknya, saya sih asal bisa nikmati ya udah. ga mikir lainnya.
bahkan lagu india ada yang kusuka padahal film-nya kacrut.
sampe dihina hina teman sekantor gara2 nyetel lagu itu mulu.. life must go on

TheCursed
08-10-2013, 10:34 PM
...
saya setuju ama reza. beda entitas. ...

Yes, now I agree. Again, like I said. Artist(probably). Just not musician. At least not, yet. :) :ngopi:

hundreddaya
08-10-2013, 10:57 PM
yahhh jadi sama aja kek produk terlaris di pasaran,, banyak yg suka ,, bukan berarti seluruh org suka, right?


kalo ngomongin selera, itu berdasarkan kesukaan masing" , kalo dilihat dari segi konsumennya , ah seisi thread juga tau hal sebasic ini

perbedaan indah, bisa cepat mendewasakan org, bisa menambah wawasan juga,, meski disisi, lain disalahartikan bisa menghancurkan persatuan

otak bgaikan parasut ,, kalo gak di buka gak guna

dari mata (otak) turun ke hati, suka dengan suaranya, suka dgn penampilannya, etc

dari awal tsu memaparkan misunderstanding yg ada saat ini terhadap org yg sering ngebash suara mereka,, kualitas terbaik pasti banyak disuka , music emang main weapon (tnx correcting me) , industri paling laku keras dan lebih mudah di terima org awam (acting nowadays?)

caranya memang anti mainstream, tinggal lihat seberapa lama itu bertahan, 10thn?20thn? who knows

TheCursed
08-10-2013, 11:04 PM
.... caranya memang anti mainstream...
Siapa yang anti mainstream ?
Gue kira tadinya diskusi ini tujuannya mengklasifikasikan Idol itu sebagai musisi atau bukan ?

hundreddaya
08-10-2013, 11:16 PM
mbah surip?bukan?

TheCursed
08-10-2013, 11:21 PM
mbah surip?bukan?

Oh ? Good. Great. Good grief. <fiuh>
Gue pikir tadinya bakalan nunjuk ke arah yang laen... gue, udah sport jantung. ;D

hundreddaya
08-10-2013, 11:33 PM
ane sendiri baru tau dari cha_n kalo cara mbah surip ternyata begitu

TheCursed
08-10-2013, 11:42 PM
ane sendiri baru tau dari cha_n kalo cara mbah surip ternyata begitu

wow. you Are young. ;D

tsu
09-10-2013, 06:24 AM
itsreza, agree, dan tidak ada yang memaknai negatif soal debat secara umum, tapi disini, secara historial, selalu berakhir ricuh ;D and i really like to avoid that
see... its just a wordplay, make em softer ;)
cha_n, ooow.... im sorry klo memang dirasa saya offended
saya mau nanggapin si hundred tho....
tapi yah memang bagaimana lagi, kehidupan musisi skr tergantung sales, tidak menjual, label pasti akan mendrop...

@tehcursed, he is young ;D
IMHO mbah surip sih anomali , sama seperti Tegar gitu, came out of nowhere, karena unique, makanya langsung go

btw, ini tidak mengklasifikasikan apa2, just a small talk between old friends ;D
lagian seperti kata anak2, ini kan beda entitas ;D

although..... i agree, mereka bukan your classic musician, tapi semacam new breed (walaupun bukan baru2 amat) dimana industri sekarang begitu mencengkeram musik to the point that they created image and personality to the artist
IMHO mungkin sisi musik yg masih pure..... hanya ada di underground, they sing and played music..... just like that

anw guys, this is beyond my exp, saya tadinya mengira, paling banyak adalah 2 pages, ternyata sampe 4 hingga kini
keep em coming guys ;)

TheCursed
09-10-2013, 10:14 PM
...
although..... i agree, mereka bukan your classic musician, tapi semacam new breed (walaupun bukan baru2 amat) dimana industri sekarang begitu mencengkeram musik to the point that they created image and personality to the artist
IMHO mungkin sisi musik yg masih pure..... hanya ada di underground, they sing and played music ..... just like that

Dude, I grew up with this. ;D
Masih inget betapa cool-nya bolos sekolah terus kabur ke Bandung seminggu cuma buat mencari kaset Bootleg-nya PAS Band dan Pure Saturday.
Terus di hari sabtu ngakak ngeliatin Pheobe-nya Friends ngamen nyanyi "Smelly Cat".
::ngakak2::


anw guys, this is beyond my exp, saya tadinya mengira, paling banyak adalah 2 pages, ternyata sampe 4 hingga kini
keep em coming guys ;)

And now you know. Mwa ha ha ha ha .... ::ngakak2::

angyo onshi
10-01-2014, 04:15 PM
wah tretnya uda aga lama ga ada yang jawab lagi nih..



Dari segi segmen

IMO musisi dan idol itu punya segmen dan penikmat selera yang berbeda, saling mengisi segmen lebih tepatnya
Dan segmen-segmen ini selalu ada penggemarnya (bahkan orang yang ga suka musik sama sekali aja ada lho)

Jadi gw pikir ga aneh kalo ada orang yang suka idol, kpop, dangdut, musik hindustan tapi ga suka ama musik yang kita anggep keren
Mungkin in another parallel universe, idol dangdut dll malah anggep musik rock kaya led zeppelin itu cemen ;D

Gw sendiri adalah penikmat musik, gw ga bisa mengganggap negatif genre lain, soalnya apapun jenis musiknya kalo lagunya enak, ya gw suka, walaupun si "performer"nya amburadul :)



Dari segi musik

Untuk kategori musisi, jujur aja gw masih agak bingung apa yang dimaksud musisi, apakah yang bisa memainkan instrumen musik atau yang bisa bikin lagu karya sendiri
Karena banyak sekali band atau penyanyi keren yang selalu beli lagu dari orang laen dan ga bikin lagu sendiri (misal Rihanna CMIIW)

Kalaupun band itu buat musik sendiri, ga mungkin ga dipoles (atau bahkan bisa dirombak ulang) oleh music director (sutradaranya musik, ada sekolahnya sendiri dan gajinya gede haha..)
Ini mirip sama idol, mereka juga dapet lagu dari orang laen, mereka tinggal perform dan manen hasilnya

Selain itu setau gw ada formulanya untuk bikin lagu jadi enak dan laku, misal reff harus ada repetisi nada, intro harus bla bla bla...dan ilmu ini dikuasai oleh music director
Jadi ya ga peduli, mau band musisi ataupun idol, kalo lagunya enak, ya pasti laku hahaha...hanyaaa, kemasannya yang berbeda :)



Dari segi performa

Tentunya banyak yang mencaci performa idol, lagi-lagi ini persoalan segmen dan faktor ini sepertinya lebih dipengaruhi oleh budaya di mana group itu lahir

Misalnya idol di Jepang bisa bertahan dengan kualitasnya karena permintaan di Jepang-lah yang mengharuskan mereka begitu dan mereka ga peduli sama sekali ama selera orang di luar Jepang (beda ama Korea, kalo nyanyi ama dance belum becus, pasti dimaki, lipsync aja dicerca abis-abisan)

Sedangkan di Barat, "budaya idol" ini pasti berkembang menjadi girlband atau group kayak spicegirl

"Ah, idol itu suaranya jelek, cuman jual tampang & body". Band juga sama aja koq, banyak yang lagunya bagus, jual tampang, tapi performa ancur
cuman masalahnya idol yang lebih sering mendapat sorotan negatif ini




Jadi kenapa lu suka musik ato idola yang lu suka saat ini, jawabannya ya karena memang lu suka.

Kalo dijabarin kenapa bisa suka, ya pasti banyak banget faktornya. Sama aja ama selera s*x, ada yang suka di kasur, ada yang suka di tempat umum, ada yang suka diborgol, ada yang suka ama janda, ada yang suka ama cabe-cabean ;D

TheCursed
21-01-2014, 09:18 AM
....
Kalaupun band itu buat musik sendiri, ga mungkin ga dipoles (atau bahkan bisa dirombak ulang) oleh music director (sutradaranya musik, ada sekolahnya sendiri dan gajinya gede haha..)....

weh... ati2 nak, dengan komen kayak gini. Band 'gak mungkin gak di poles' ?
Kalo definisi 'band' kamu memasukkan yang macemnya AC/DC, CCR, Foo Fighters, Blur, U2, Nirvana, Beasty Boys, Gordon Summoner, The Police.... komen kayak gini, maaf, bisa bikin kamu di tonjok. Seriusan. :ngopi:


...Sedangkan di Barat, "budaya idol" ini pasti berkembang menjadi girlband atau group kayak spicegirl...
Dan mereka2 yang seperti ini masih, sampe hari ini, jadi bahan ledekan. Nggak di anggap serius di negara asalnya. :ngopi:

Definisi-ku soal pemusik, itu orang2 yang bikin rangkaian bunyi untuk mengutarakan isi hati dan pikirannya.
Mereka nggak menjadikan 'orang lain suka dengan produk bunyi2an saya' sebagai tujuan utamanya.
Tapi kalo ada yang suka, ya, bagus.
Dan syarat lain pemusik adalah, produk mereka harus bisa murni bertopang hanya pada bunyi yang dihasilkan. Titik. Nggak kurang nggak lebih.

Lagu dan pemusik yang nyantel di kepala gue, biasanya lebih dulu gue cuma denger, seringan dari radio, sebelum gue tau wadag-nya kayak apa.