PDA

View Full Version : Sidak Narkoba Ala Ahok



etca
01-07-2013, 02:31 AM
Tiba-tiba Basuki Perintahkan Tes Urine, Lurah dan Camat Terkejut

http://assets.kompas.com/data/photo/2013/06/30/105954520130630-092705780x390.JPG
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan sambutan dalam Diskusi 'Peran Jajaran Pemprov DKI Jakarta Dalam Mendukung Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba' di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Minggu (30/6/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com Para lurah dan camat yang hadir di acara "Peran Jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam Mendukung Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba" terkejut. Tiba-tiba saja Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta petugas BNN melakukan tes urine kepada mereka.

Menurut Basuki kepada 44 camat dan 267 lurah yang baru saja dilantik setelah seleksi dan promosi jabatan terbuka, tes urine berguna untuk mendeteksi apakah mereka terindikasi menggunakan narkoba atau tidak.

"Mulai sekarang saya minta bapak ibu untuk lebih peduli dengan lingkungan. Atau enggak, saya mohon sekarang kepada BNN untuk semua lurah dan camat dites urine tes narkoba, deh. Semuanya tes bareng, siapa tahu ada yang khilaf semalam," kata Basuki yang mengagetkan para peserta diskusi, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Minggu (30/6/2013).

Menurut Basuki, sebelum lurah dan camat berkeliling mengecek warga mereka apakah ada yang terindikasi menggunakan narkoba atau tidak, lurah dan camat itu harus bersih dari narkoba. Dia mengaku sengaja menyembunyikan rencana tes urine kepada lurah dan camat. Pasalnya, kalau tes urine sebelumnya telah diumumkan, maka kemungkinan lurah dan camat tidak akan menghadiri acara diskusi pagi ini.

"Hahaha secara mendadak dan spontan saja. Saya ini kan ngomong dulu baru mikir. Sebelum sidak ke warganya, sidak ke lurah camat dulu. Ini kan bentuk sebuah kepedulian juga," kata Basuki.

Apabila ada lurah dan camat yang terindikasi narkoba, menurut pria yang akrab disapa Ahok, lurah dan camat itu harus segera direhabilitasi dan bukan dipenjara. Menurutnya, para pengguna narkoba bukanlah musuh, justru mereka menjadi korban. Adapun narkoba dan para pengedar itu, kata dia, yang merupakan musuh masyarakat dan harus dihindari.

Basuki berharap diskusi narkoba tersebut dapat menjadikan masyarakat lebih peduli kepada permasalahan obat-obat terlarang. "Mereka semua itu bukan musuh kita. Mereka itu justru korban. Karena menurut BNN, pintu tobat dibukakan sampai tiga kali, baru dikenakan pidana hahaha," kata Basuki sambil tertawa.

Sementara itu, Humas BNN Sumirat Dwiyanto mengatakan tes urine narkoba dengan cepat akan langsung diketahui hasilnya. Setelah mendapatkan hasilnya, BNN pun akan memberikan laporan hasil tes urine kepada pihak eksekutif Pemprov DKI untuk ditindaklanjuti.

saus (http://megapolitan.kompas.com/read/2013/06/30/1116289/Tiba-tiba.Basuki.Perintahkan.Tes.Urine.Lurah.dan.Camat. Terkejut)



wkwkwkkwkwz di semua jajaran dan kesempatan diopyak2 ama ahok yak ;D

AsLan
01-07-2013, 10:43 AM
ada yg kena gak tuh ?

mustinya bikin rapat di hari minggu pagi, trus tes mendadak, siapa tau malem minggu kemarin ada yg abis dugem.

aya_muaya
02-07-2013, 07:39 AM
No comment... Ahok selalu bisa bikin saya tercengang...

---------- Post Merged at 06:39 AM ----------

Owh, jadi ingat waktu jokowi di solo, waktu memerintahkan jajarannya memakai baju daerah di hari kamis (atau jumat ya...lupa). Sebelumnya dia dan wakil mengundang seluruh kepala dinas dan dia memakai duluan, sebagai contoh para bawahannya....

Urzu 7
02-07-2013, 09:53 AM
Yah kalo nda pake ngapain takut..

spears
02-07-2013, 10:39 AM
mantap :jempol:

Insya Allah, dengan pemimpin yang bersih, yg dipimpin pun jadi ikutan bersih.
dimulai dr pemimpin2 kecil macam lurah dan camat